User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Erlani*, Juherah**, dan Stevan Fernandes Sende***

 *) **) ***) Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

ABSTRAK

Salah satu tanaman yang mudah di dapat dan bermanfaat ganda bagi manusia adalah daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb). Pandan wangi adalah tanaman yang sering dimanfaatkan dalam pengolahan makanan, komponen hiasan dalam penyajian makanan dan menghasilkan metabolit sekunder, salah satunya mengandung insektisida berupa saponin.

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui daya bunuh ekstrak daun pandan wangi (P.amaryllifolius) terhadap nyamuk Aedes aegypti pada konsentrasi 60%, 65% dan 70%. jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan anti nyamuk elektrik cair dengan bahan aktif ekstrak daun pandan wangi  dalam membunuh nyamuk Aedes aegypti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada konsentrasi 60% dengan kondisi terang, menunjukkan semua nyamuk menepi kepinggir (terusir) setelah 15 menit pemajanan serta belum ada kematian. Lethal Consentration 50 (LC50)  tercapai setelah 30 menit pengamatan, begitu pula dengan konsentrasi 65 % nyamuk mati setelah 45 menit. Dan Pada Konsentrasi 70% ekstrak daun pandan terlalu tinggi untuk digunakan mengusir dan membunuh nyamuk Aedes aegypti, hal ini terbukti karna pada  saat penelitian yang diulang sebanyak 3 kali, dengan sampel 30 ekor nyamuk Aedes aegypti.

Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu Pada konsentrasi 60%, 65% dan 70% ekstrak daun pandan, tingkat  kematian 100% terjadi masing-masing setelah 60 menit, 45 menit, dan 30 menit pengamatan. Lethal Consentration 50 (LC50) tercapai setelah 30 menit pengamatan.

Disarankan dapat menjadi suatu alternatif pengendalian vektor khususnya terhadap nyamuk Aedes aegypti, ekstrak daun pandan dapat difungsikan sebagai insektisida nabati karena aman bagi lingkungan dan manusia.