ABSTRAK

      Sampah  merupakan bahan yang terbuang atau dibuang dari suatu aktivitas manusia atau proses alam yang tidak atau belum mempunyai nilai ekonomi dan berdampak negatif pada lingkungan (Djaja 2008). Salah satunya adalah sampah dari perkebunan pisang. Namun, di sisi lain belum banyak yang memanfaatkan batang pisang sehingga menumpuk menjadi sampah. Batang pisang merupakan bahan organik yang berpotensi sebagai bahan baku kompos dan pupuk organik cair. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui proses fermentasi  batang pisang menjadi pupuk organik cair dan Untuk mengetahui kualitas CNPK pada pupuk organik cair yang dihasilkan dari batang pisang pada proses dekomposisi. Jenis penelitian ini adalah bersifat observasional dengan pengamatan deskriftif yang dilakukan pada sampah organik yaitu berupa batang pisang dengan limbah RT dengan penambahan  aktivator. Berdasarkan hasil yang diperoleh Setelah proses fermentasi selama 21 hari dilakukan uji kualitas pupuk organik cair seperti Nitrogen (N), Fospor (P),Kalium (K), C-organik yang dilakukan di instalasi Laboratorium Tanah  kabupaten maros yang berupa cairan diperoleh hasil pemeriksaan yaitu N-total 0,23%, fospor (P2O5) 0,05%, kalium (K2O) dan C-organik 0,99%. Pada proses fermentasi terjadi proses hidrolisis, dimana pada proses hidrolisis ini terjadi pemecahan senyawa organik seperti karbohidrat, protein dan lemak oleh mikroorganisme menjadi senyawa yang larut dalam air dan membentuk asam.