User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

ABSTRAK

      Sayuran merupakan sumber pangan yang mengandung banyak vitamin dan mineral yang secara langsung berperan meningkatkan kesehatan. Namun banyak jenis sayuran yang tidak terjamin keamanannya karena diduga telah terkontaminasi logam berat seperti timbal (Pb). Mengkomsumsi sayuran yang mengandung logam berat menimbulkan efek negatif bagi manusia karena terjadi akumulasi logam berat di dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Timbal (Pb) pada Sayuran di Pasar Tradisional Kabupaten Gowa yaitu pasar Limbung, Pasar Panciro dan Pasar Taipale’leng. Penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb pada sayur kol yang berasal dari sumber dan dari pasar limbung yaitu -0,6582 µg/g dan -0,3207 µg/g, sayur bayam yang berasal dari sumber dan dari pasar panciro -0,6394 µg/g dan -0,4894 µg/g, sayur sawi yang berasal dari sumber dan dari pasar Taipale’leng -0,2270 µg/g  dan -0,2457 µg/g. Kadar Pb pada Hasil ini tidak melebihi Batas Maksimum untuk jenis sayuran menurut peraturan Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Departemen Kesehatan tahun 2003 sebesar 0,24 ppm. Kesimpulan yang diperoleh adalah sayur kol yang berasal dari pasar Limbung, sayur bayam yang berasal dari pasar Panciro dan sayur sawi yang berasal dari pasar Taipale’leng tidak mengandung logam berat Pb.

Kata kunci : Sayuran, Logam berat Pb.

Download