User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

ABSTRACT

      Fish is easy product on the downgrade quality otherwise conducted direct handling after arrested. In consequence, must conducted furthermore handling to maintain quality and fish freshness. One of way maintains fish quality with the usage of preservative to pursue microbe growth that is use durabel materials experiences of like mangosteen skin. Research target this is the to know ability of mangosteen skin (Garcinia mangostana L) upon which durabel fish Bandeng is seen from germ amount. Research Type has the character of mangosteen experiment that is treatment of skin utilization testing  (Garcinia mangostana L) upon which durabel fish bandeng with concentration (5%, 10% and 15%). Research result indicates that germ amount to soak fish bandeng without addition of mangosteen skin sollution that is 2,08x106 colony/g. To soak with addition of skin sollution concentration mangosteen 15% have the average of degradation of germ amount as big as 3,13333x105 colony/g, concentration 10% that is 5,03333x105 colony/g and at concentration 5% that is 9,75333x105 colony/g. Conclusion from this research indicate that concentration 15% most effective degrade germ amount and fulfill 5x105 maximum boundary standard colony/g contaminate microbe in food, so it's can be suggested to society to exploit mangosteen skin upon which durabel natural at fish bandeng.

 Keyword : Mangosteen Skin, Fish Bandeng, Germ Amount.

 

ABSTRAK

Ikan merupakan produk yang mudah mengalami kemunduran mutu jika tidak dilakukan penanganan langsung setelah ditangkap. Oleh karena itu perlu dilakukan penanganan lebih lanjut untuk mempertahankan mutu dan kesegaran ikan. Salah satu cara mempertahankan mutu ikan dengan penggunaan bahan pengawet untuk menghambat pertumbuhan mikroba yaitu menggunakan pengawet alami seperti kulit manggis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) sebagai bahan pengawet Ikan Bandeng dilihat dari jumlah kuman. Jenis penelitian bersifat eksperimen yaitu perlakuan pengujian pemanfaatan  kulit buah manggis  (Garcinia mangostana L) sebagai bahan pengawet ikan bandeng dengan  konsentrasi (5%, 10% dan 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kuman untuk perendaman ikan bandeng tanpa penambahan larutan kulit manggis yaitu  2,08x106 koloni/g. Untuk perendaman dengan penambahan konsentrasi larutan kulit manggis 15% memiliki rata-rata penurunan jumlah kuman sebesar 3,13333x105 koloni/g, konsentrasi 10% yaitu 5,03333x105 koloni/g  dan pada konsentrasi 5% yaitu 9,75333x105 koloni/g. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi 15% paling efektif menurunkan jumlah kuman dan memenuhi standar batas maksimum 5x105 koloni/g cemaran mikroba dalam makanan, sehingga dapat disarankan kepada masyarakat untuk memanfaatkan kulit buah manggis sebagai pengawet alami pada ikan bandeng.

Kata Kunci : Kulit manggis, Ikan bandeng, Jumlah kuman

Download