User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

ABSTRAK

 

      Lipstik merupakan salah satu kosmetika yang banyak digunakan kaum wanita untuk mempercantik diri, dengan tampilan warna yang beraneka macam salah satunya adalah lipstik yang berwarna merah. Rhodamin B adalah pewarna sintetis yang dilarang dalam kosmetik temasuk lipstik karena bersifat karsinogen namun seringkali disalah gunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya zat pewarna Rhodamin B pada sediaan lipstik yang beredar di kota Makassar, untuk mengetahui ciri-ciri lipstik yang mengandung zat pewarna rhodamin B dan untuk mengetahui jenis-jenis lipstik yang mengandung zat pewarna rhodamin B. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan dekskriptif, dengan tehnik aksidental sampling. Sampel diambil sebanyak 5 sampel (lipstik) dari 3 pasar yang berada di kota Makassar yaitu: Pasar Pa'baeng-Baeng, Pasar Senggol dan Pasar Sentral. Data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan tersebut menunjukan bahwa dari 5 sampel yang diperiksa, didapatkan hasil 4 sampel positif mengandung rhodamin B, dengan kode sampel EST, MAC, JUT, QN dan 1 sampel negatif mengandung rhodamin B dengan kode sampel AMI. Dari hasil penelitian menunjukkan 4 sampel yang positif mengandung rhodamin B memiliki ciri-ciri fisik berwarna merah warnanya terlihat tidak homogen (rata), adanya gumpalan warna dan tidak memiliki identitas lengkap seperti: identitas atau informasi yang lengkap seperti: legalitas produk, daftar komposisi bahan, alamat produsen dan waktu kadaluarsa. Diharapkan Untuk Pemerintah setempat sebaiknya lebih memperketat lagi untuk melakukan pengawasan dan pembinaan yang intensif kepada para pedagang kosmetik khususnya lipstik yang ada di kota Makassar.

 

Kata Kunci    : lipstik, rhodamin B

Download

 

 

ABSTRACT

Lipstick is one that is widely used cosmetic women to beautify themselves, with varying color display one of them is red lipstick. Rhodamine Bisa synthetic dye that is prohibited in cosmetics including the lipstick because it is a carcinogen, but is often misused. This study aims to determine the presence of Rhodamine B dye in the preparation of lipstick that circulate in the city of Makassar, to determine the characteristics of lipstick that contains dye rhodamine B and to determine the types of lipstick that contains dye rhodamine B. The type of research is dekskriptif quantitative approach, with accidental sampling technique. Samples taken as many as five samples (lipstick) from 3 market in the city of Makassar, namely: market Pa'baeng-Baeng, Senggol Market and Central Market. Data obtained from the results of the investigation showed that out of five samples tested, 4 samples showed positive for rhodamine B, with code samples EST, MAC, JUT, QN and 1 negative samples containing rhodamine B with sample code AMI. The results showed four positive samples containing rhodamine B has the physical characteristics of red color looks not homogeneous (average), the blobs of color and do not have a complete identity such as: identity or complete information such as: the legality of the product, list of composition, address of the manufacturer and expiration time. Local authorities should be expected to tighten again to conduct intensive supervision and guidance to traders in particular cosmetic lipstick in the city of Makassar.

 

 Keywords: lipstick, rhodamine B