ABSTRAK

      Tikus merupakan salah satu vektor yang dapat menyebabkan penyakit seperti pes, leptospirosis, scrub typus, murine typhus, rat bite fever. Salah satu pengendalian tikus secara alami yaitu menggunakan buah bintaro karena mengandung racun cerberin yang merupakan golongan alkaloid. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan buah bintaro mengusir tikus dengan menggunakan dosis 20ml, 40ml, dan 60ml. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel sebanyak 30 ekor yang dibagi atas 9 kelompok ditambah 1 kelompok sebagai kontrol, tiap kelompok digunakan 3 ekor  tikus. Dalam 3 kelompok diberi dosis 20ml, 40 ml dan 60ml sebanyak 3 kali replikasi. Hasil penelitian dosis 20ml mampu memindahkan tikus di pipa sebanyak 5 ekor dan 2 ekor di kandang pelarian, dosis 40ml mampu memindahkan tikus 2 ekor di pipa dan 5 ekor di kandang pelarian, dosis 60ml mampu memindahkan tikus 3 ekor di pipa dan 6 ekor di kandang pelarian masing-masing dosis dilakukan sebanyak 3 kali percobaan. Kesimpulan penelitian ini adalah buah bintaro pada dosis 20ml, 40ml dan 60ml hanya mampu mengusir  tikus selama 1 jam.. Disarankan agar peneliti selanjutnya membandingkan bagian dari buah bintaro sebagai umpan pada  tikus tertentu, dengan konsentrasi yang sama penelitian ini.

Download