User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Prawansa Amran,  Mursalim*)

 

*) Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar

 

Abstrak

 

              Penelitian ini dilatar belakangi oleh metode yang sering digunakan diberbagai Unit Donor Darah (UDD) dalam penyimpanan darah yang sering tersimpan sampai batas kadaluarsa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pada penyimpanan darah donor terhadap pemeriksaan uji silang serasi (Crossmatching) dimana uji silang serasi (Crossmatching) ini sangat di perlukan sebagai uji terakhir sebelum darah ditransfusikan kepada resepien. Penelitian ini bersifat Observasi Laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara kebetulan atau Accidental Sampling. Dari satu sampel dilakukan pemeriksaan sebanyak enam kali dalam kurun waktu kurang lebih enam minggu dan didapatkan hasil yang cukup bermakna setelah penyimpanan darah melewati batas kadaluarsanya, dalam artian pemeriksaan uji silang serasi hanya dapat dilakukan sebelum melewati batas kadaluarsa.

Kata kunci :  Penyimpanan darah donor, Uji Silang Serasi (Crossmatching)