User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Widarti,  Leonardus*)

 

*) Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar

 

Abstrak

 

Penelitian ini dilatarbelakangi karena jamur pada umumnya mudah tumbuh di negara beriklim tropis dengan kelembaban tinggi termasuk Indonesia. Dimana manusia terkadang tidak terlalu memperhatikan pola higienitas, terutama pekerjaan yang banyak dilakukan oleh pemulung yang terkadang menyebabkan jamur mudah menginfeksi manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya jamur penyebab onikomikosis pada kuku jari pemulung dengan pemeriksaan secara mikroskopik yang dilanjutkan dengan pemeriksaan secara kultur. Jenis penelitian ini observasi laboratorik dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel secara acidental sampling. Dari hasil penelitian ini ternyata 20 jumlah sampel yang diperiksa ditemukan jamur Aspergillus sp sebanyak 40% dan Candida sp sebanyak 20%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 60% pemulung terinfeksi onikomkosis dengan jamur Aspergillus sp yang paling banyak ditemukan. Sebaiknya perbaikan sanitasi dan higiene perorangan harus lebih diperhatikan terutama pada pemulung yang pekerjaannya terkadang menyebabkan jamur mudah menginfeksi manusia.

 

Kata kunci :  Onikomikosis, Kuku jari pemulung