User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

Novi Utami dewi,   Prawansa Amran*)

 

Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar

 

ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Metode pemeriksaan widal pada penderita demam tifoid yang biasa digunakan di rumah sakit yang tidak  memperhatikan atau memakai prosedur sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) kemudian dibandingkan dengan Metode semikuantitatif yang dikerjakan sesuai dengan SOP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar perbedaan hasil pemeriksaan widal dari kedua metode tersebut. Jenis penelitian ini bersifat eksperimen laboratorik dimana sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 20 sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel consecutive sampling.Hasil penelitian dengan menggunakan uji-t dua sampel bebas maka didapatkan hasil bahwa pada Antigen O t hitung (3.1666)  t tabel (2.0252) sedangkan pada Antigen H t hitung (3.8717)  t tabel (2.0252) maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil yang signifikan uji widal Metode kualitatif yang titernya dibaca berdasarkan besar kecilnya aglutinasi dengan Metode semikuantitatif. Dari hasil kesimpulan disarankan Bagi teknisi laboratorium dalam melakukan pemeriksaan widal hendaknya dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan agar dan bagi peneliti selanjutnya, agar meneliti faktor-faktor lain diantaranya reagen, alat, metode, dan sampel yang dapat mempengaruhi uji widal.

 

Kata Kunci : Uji Widal, Metode Kualitatif Metode semikuantitatif