Abstrak

 

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penyimpangan prosedur baku para teknisi laboratorium kesehatan yang melakukan pewarnaan ulang pada preparat yang sebelumnya telah diwarnai dengan hasil BTA positif metode Ziehl Neelsen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran  .hasil pewarnaan ulang pada preparat Tuberkulosis BTA positif Metode Ziehl Neelsen setelah tiga bulan penyimpanan pada pemeriksaan Mikroskopik. Penelitian ini bersifat Observasi Laboratorik dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling . Hasil penelitian gambaran kualitas pewarnaan awal dan pewarnaan ulang pada preparat Tuberkulosis BTA positif metode Ziehl Neelsen setelah tiga bulan memberi gambaran bahwa pewarnaan ulang lebih kontras dari pada pewarnaan awal, yaitu BTA berwarna merah dengan latar belakang berwarna biru. Hasil pembacaan mikroskopik menunjukkan BTA positif pada pewarnaan ulang meningkat, yaitu tiga preparat menunjukkan hasil BTA +1 menjadi +2 dan satu preparat menunjukkan hasil BTA +2 menjadi +3. dengan persentase hasil menunjukkan pada pewarnaan ulang 100% lebih kontras dan 20% hasil BTA meningkat dan 80% menunjukkan hasil BTA tetap yaitu hasil BTA pemeriksaan mikroskopik pada pewarnaan awal sama dengan hasil BTA setelah pewarnaan ulang. Kesimpulan dari hasil yang diperoleh yaitu pewarnaan ulang memberikan hasil yang lebih kontras, yaitu BTA berwarna merah dengan latar belakang berwarna biru. Pada pewarnaan ulang jumlah BTA dapat meningkat. Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti sejauhmana gambaran kualitas pewarnaan Ziehl Neelsen tanpa dekolorisasi pada preparat TB BTA positif.

Kata kunci :  BTA positif, Dekolorisasi, Restaining, Ziehl Neelsen