User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Abstrak

 

Beras angkak merupakan obat herbal, tidak sekedar sebagai bumbu masakan, angkak ternyata juga dapat digunakan sebagai obat herbal yang mempunyai banyak khasiat antaranya dapat menurunkan cholesterol. Kata angkak juga kian sering terdengar seiring merebaknya penyakit Demam berdarah Dengue. Kasus Demam Berdarah Dengue muncul secara rutin setiap tahun, khususnya dimusin hujan. Beberapa warga masyarakat percaya bahwa beras angkak dapat digunakan senagai obat pendongkrak trombosit. Tujuan penelitian untuk mengkorfirmasi peningkatan jumlah trombosit akibat pemberian rebusan beras angkak pada darah kelinci. Mamfaat penelitian ini adalah dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang penggunaan rebusan beras angkak sebagai alternatif pengobatan Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari  hasil analisis secara  Anava Rancangan Acak Lengkap diperoleh nilai F hitung perlakuan 4,398 ˃ F table (2,87) pada taraf α 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dari perlakuan-perlakuan yang diberikan. Kesimpulan hasil penelitian terhadap Rebusan Beras Angkak dengan konsentrasi 5% b/v, 10% b/v, 15% b/v, 20% b/v, dan 25% b/v dapat meningkatkan jumlah trombosit pada hari ke 3 sampai  hari ke 12.

Kata kunci :  Trombosit, Rebusan besar angkak, Pengobatan penyakit DBD