User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

ABSTRAK

Kualitas air minum secara mikrobiologis ditentukan dengan ada atau tidaknya pencemaran oleh bakteri pathogen, Kontaminasi bakteri yang cukup tinggi, jika dikonsumsi oleh masyarakat tanpa pengolahan yang baik pula tentunya akan memberikan gangguan kesehatan kepada masyarakat. Sehingga perlu dilakukan penelitian yang telah dilaksanakan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar pada tanggal 11-16 Juni 2014. Jenis Penelitian ini adalah observasi laboratorik. Dimana jumlah sampel sebanyak 7 sampel air yang terdapat kampung bontobila kelurahan tubajeng kecamat bajeng kabupaten gowa, dikemudian di uji dengan menggunakan metode Most Probable Number  (MPN). Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa semua sampel air  tidak memenuhi syarat secara bakteriologis sesuai dengan Baku mutu air minum (Menteri Kesehatan Republik Indonesia) KEPMENKES RI No.907/Menkes/SK/VII/2002, tanggal 29 Juli 2002. Dari kesimpulan, dapat disarankan Bagi konsumen, sebaiknya sebelum mengkonsumsi air tersebut, terlebih dahulu dilakukan pengolahan air dengan baik, Bagi institusi, untuk melakukan penyuluhan tentang pembuatan sumur gali yang memenuhi standar kesehatan dan  faktor-faktor yang menyebabkan terkontaminasinya air tersebut. Bagi Mahasiswa sebaiknya melakukan pemeriksaan air secara lengkap baik kimia maupun mikrobiologis.

Kata Kunci : Air Sumur Gali, MPN Coliform