User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

Abstrak

 

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kawasan Makassar khususnya di perairan Pantai Losari sudah rentang terhadap pencemaran yang disebabkan oleh limbah buangan baik yang berasal dari limbah rumah tangga, maupun yang berasal dari aktivitas industri serta transportasi laut yang bahan logam cemarannya berupa logam berat Pb yang dapat mempengaruhi keadaan perairan dan kehidupan biota laut yang ada di sekitarnya. Ikan sebagai salah satu biota air dapat dijadikan sebagai salah satu indikator tingkat pencemaran yang terjadi di dalam perairan, jika di dalam tubuh ikan telah terkandung kadar logam berat yang tinggi dan melebihi batas normal yang telah ditentukan dapat sebagai indikator terjadinya suatu pencemaran dalam lingkungan.  Logam Timbal (Pb) adalah logam berat yang bersifat toksik (racun) karena dapat menimbulkan penyumbatan sel-sel darah merah dan mempengaruhi anggota tubuh yang lain dan akhirnya menyebabkan   kematian. Dengan adanya logam berat Pb pada biota laut khususnya pada ikan cakalang maka yang menkonsumsi ikan tersebut

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya kandungan logam Timbal (Pb) pada ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang berada di perairan Pantai Losari Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium yang bersifat  deskriptif. dengan menggunakan metode SSA (Spektrofotometer Serapan Atom). Teknik pengambilan saampel secara acak (Random Sampling). Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) dan organisasi pangan  dunia (FAO) batas maksimum untuk logam Pb dalam makanan adalah 2 mg/kg berat kering.

Dari 20 sampel, yang tercemar logam Pb adalah 11 sampel (55 %)  dan sampel yang tidak tercemar  adalah 9 sampel ( 45%).

                        

Kata kunci :  Logam Timbal (Pb), Ikan Cakalang, AAS