ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi oleh produksi minuman segar yang dibuat oleh para pedagang di zaman sekarang sudah memiliki jenis yang beraneka ragam. Karena tingginya keinginan untuk memperoleh keuntungan yang begitu mudah sehingga berbagai cara yang dilakukan oleh produsen untuk menarik konsumen agar membeli minuman yang diperjualbelikan tersebut. Sebagai contoh di pasar Sentral Makassar banyak produsen yang memperdagangkan minuman segar tanpa merek. Jenis Penelitian ini adalah observasi laboratorik. Dimana sebanyak 10 sampel minuman segar tanpa merek di uji dengan menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT), tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah kuman pada minuman tanpa merek yang diperjualbelikan di pasar sentral makassar. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa 10 sampel minuman segar tanpa merek  semuanya tidak memenuhi syarat yang layak untuk dikonsumsi sesuai dengan angka dan keberadaan mikroba dalam makanan/minuman berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.06.1.52.4011 tanggal 28 Oktober 2009 tentang jenis dan batas maksimum cemaran mikroba dalam makanan / minuman. Bagi peneliti selanjutnya, dapat melanjutkan penelitian ini terkait terhadap identifikasi jenis kuman yang terdapat pada minuman segar tanpa merek.

Kata Kunci: Metode ALT, Minuman Tanpa Merek