User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang uji efek antibakteri sari kulit Buah Naga Putih (Hylocereus undatus) terrhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek antibakteri sari kulit Buah Naga Putih (Hylocereus undatus) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Sari kulit Buah Naga Putih dibuat dalam konsetrasi 15%, 20% dan 25%, dan kontrol negatif (akuades steril) dan kontrol positif (Siprofloksasin). Pengujian efek antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode Difusi Agar untuk menentukan diameter zona hambatan terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli yang tumbuh disekitar paper disk pada medium Mueller Hinton Agar (MHA).

Hasil penelitian setelah inkubasi 1 x 24 jam menunjukan bahwa sari kulit Buah Naga Putih dengan konsentrasi rata-rata sebesar 25% yaitu sebesar 19,50 mm untuk Staphylococcus aureus dan 14,67 mm untuk Escherichia coli. Pada konsentrasi rata-rata 20% yaitu sebesar 14,83 mm untuk Staphylococcus aureus dan 10 mm untuk Escherichia coli. Sedangkan pada konsentrasi terendah 15% tidak ada zona hambatan yang terjadi sama dengan kontrol negatif. Pada kontrol positif didapat zona hambatan untuk bakteri Staphylococcus aureus 26,83 mm dan pada Escherichia coli 25,50 mm. Berdasarkan dari hasil analisis statistik dengan menggunakan uji t terhadap data hasil pengukuran diameter zona hambatan menunjukan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara sari kulit Buah Naga Putih terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

Kata kunci : Sari kulit Buah Naga, Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.