ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya dua metode pengenceran darah yang biasa digunakan dalam laboratorium yaitu pengenceran darah menggunakan pipet thoma dan tabung reaksi.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil perhitungan jumlah trombosit dengan pengenceran darah menggunakan pipet thoma dan tabung reaksi.Penelitian ini merupakan penelitian observasi laboratorik dimana sampel diperiksa sebanyak 20 kali. Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap sampel darah EDTA, didapatkan total jumlah trombosit dengan pengenceran darah menggunakan pipet thoma yaitu 6.284.000 dengan mean 314.200, sedangkan total jumlah trombosit dengan menggunakan tabung reaksi yaitu 6.456.000 dengan mean 322.800. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan sebanyak 20 kali terhadap sampel darah EDTA didapatkan nilai t hitung (1,443) lebih kecil dari t tabel (2,024) atau (t hitung t tabel) , sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil yang bermakna pada hasil perhitungan jumlah trombosit dengan pengenceran darah menggunakan pipet thoma dan tabung reaksi. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan pengenceran darah menggunakan pipet thoma dan tabung reaksi dapat digunakan untuk menghitung jumlah trombosit.

Kata kunci : Hitung Trombosit, Pipet Thoma, Tabung Reaksi