ABSTRAK

      Penelitian ini berlatar belakang karena seringnya bahan tambahan pangan digunakan untuk menambah daya simpan,cita rasa dan tekstur dari makanan. Boraks merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang oleh Permenkes RI No.722/ Menkes / Per / IX / 88 dan No. 1168 / Menkes /PER / X / 1999. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya bahan pengawet boraks pada Empek-empek yang diperdagangkan di kota Makassar. Penelitian ini bersifat Observasi Laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 10 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 sampai 15 Juni 2016 di laboratorium Toksikologi Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Makassar dan data diolah secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil pemeriksaan uji kualitatif menggunakan metode uji warna didapatkan hasil negative dari 10 sampel. Dapat disimpulkan bahwa Empek-empek yang dijual pedagang di Kota Makassar tidak mengandung boraks. Bagi peneliti selanjutnya, agar meneliti bahan pengawet yang lain.

Kata Kunci :Boraks, Empek-empek, Makassar 2016

Download