ABSTRAK

      Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya penyalahgunaan formalin sebagai pengawet makanan yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, sehingga perlu adanya upaya untuk menghilangkan formalin pada bahan makanan, salah satunya dengan cara memanfaatkan kulit buah naga yang mengandung antosianin yang merupakan antioksidan yang bersifat amfoter sehingga bereaksi baik dengan asam maupun basa. Selain itu, dalam kulit buah naga juga terkandung protein, serat, lemak, kalsium dan fosfor. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menentukan apakah terdapat pengaruh penggunaan kulit buah naga terhadap formalin pada ikan asin.Penelitian ini telah dilakukan pada Juli 2016 di Laboratorium Kimia Analitik jurusan Analis Kesehatan. Penelitian ini bersifat eksperimental, dengan desain pre-post test yaitu dengan melakukan pemeriksaan atau uji formalin sebelum dan setelah perendaman dalam larutan kulit buah naga dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20 %, uji formalin dilakukan menggunakan uji fenilhidrazin yang dilanjutkan dengan pengukuran kadar menggunakan spektrofotometer. Hasil pemeriksaan terhadap semua sampel, dapat  diperoleh data penurunan kadar formalin masing-masing 0,130 mg/g, 0,1475 mg/g dan 0,1675 mg/g atau 33,16%, 37,62% dan 42,27% dari kadar sebelumnya.Berdasarkan uji T diperoleh hasil Thit(34,08) > Ttabel(4,303) atau Ha diterima, sehingga disimpulkan bahwaterdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan kulit buah naga terhadap formalin pada ikan asin.Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar menambah waktu perendaman dalam kulit buah naga.

 

Kata kunci : Formalin, Kulit buah  naga, Ikan asin

Download