User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Hj Ros Rahmawati, Fitriati abur, Pesta Cory S

Jurusan Kebidanan Poltekkes Makassar

 

ABSTRAK

Kehamilan usia dini memuat risiko yang tidak kalah berat. Pasalnya, emosional ibu belum stabil dan ibu mudah tegang. Sementara kecacatan kelahiran bisa muncul akibat ketegangan saat dalam kandungan, adanya rasa penolakan secara emosional ketika si ibu mengandung bayinya.Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan dibawah usia 20 tahun, maka dilakukan identifikasi melalui pengelompokan ibu hamil yang mengalami kehamilan dibawah usia 20 tahun menurut Pendidikan Ibu, Pengetahuan, dan Sosial Budaya. Metode penelitian bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional
Study menggunakan data primer yaitu 54 ibu hamil yang mengalami kehamilan dibawah usia 20 tahun dari 120 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya. Data di olah dengan menggunakan program SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pada indikator umur ibu, Chi Kuadrat hitung lebih besar dari Chi Kuadrat tabel (4,74 > 3,841) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak maka pendidikan ibu memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian kehamilan dibawah usia 20 tahun. Pada pengetahuan ibu Chi Kuadrat hitung lebih besar dari Chi Kuadrat tabel (16,66 > 3,841), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga pengetahuan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian kehamilan dibawah usia 20 tahun. Sedangkan pada sosial budaya Chi Kuadrat hitung lebih besar dari Chi Kuadrat tabel (4,74 > 3,841), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga sosial budaya memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian kehamilan dibawah usia 20 tahun. Dengan demikian disarankan perlunya penyuluhan tentang resiko hamil dibawah usia 20 tahun.

Kata kunci : Kehamilan, Dini