User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

H.Muhammad Asikin, Alfi Syahar Yakub, Baharuddin

 Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar

 

ABSTRAK

 

Obesitas adalah keadaan patologis sebagai akibat akumulasi lemak berlebihan dalam tubuh dengan peningkatan berat badan melebihi batas kebutuhan skeletal dan fisik. Perubahan dalam gaya hidup, terutama di perkotaan, menimbulkan masalah gizi berlebih atau obesitas. Obesitas yang berupa peningkatan lemak tubuh ini menimbulkan kecenderungan penurunan aksi insulin pada jaringan sasaran yang menimbulkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Subjek penelitian adalah 30 orang yang sebelumnya telah berpuasa selama minimal 8 jam. Subjek penelitian berusia 20-59 tahun diambil dengan menggunakan metode consecutive sampling. Keseluruhan subjek penelitian yang telah memenuhi syarat dan telah menandatangani persetujuan akan dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, persentase lemak tubuh, dan pengukuran kadar gula darah (KGD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan peningkatan kadar gula darah pada penduduk obesitas di wilayah kerja puskesmas Lakessi Parepare Pada 21 orang subjek penelitian yang mengalami obesitas ditemukan peningkatan kadar gula darah dan KGD normal pada 9 orang subjek penelitian. Berdasarkan uji Chi-Square didapatkan nilai p value sebesar 0,005 dengan interpretasi lebih kecil dari nilai α (0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan peningkatan kadar gula darah dipengaruhi oleh obesitas berdasarkan indeks massa tubuh (IMT).