*Hamsiah Hamzah, **Hasriany

 *Jurusan Keperawatan Makassar Poltekkes Kemenkes Makassar

**STIK Gema Insan Akademik

 

 ABSTRAK

 

Remaja mengalami perubahan suasanan hati yang begitu cepat. Perubahan suasana hati yang begitu cepat dikenal denga istilah kestabilan emosi. Ketidakstabilan emosi dapat menyebabkan permasalah relasional, kestabilan emosi merupakan salah satu gejala pra mestruasi yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Pra mestruasi adalah gejala-gejala fisik maupun psikis yang dirasakan 7 hari sebelum datangnya menstruasi.Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dan gambaran diri dengan kestabilan emosional pada siswi pra mestruasi di SMA Bajiminasa Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptip analitik dengan pendekatan Cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 140 orang dan teknik penarikan sampel menggunakan metode proposional stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 104 reponden. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann Whitney. Dimana hasil penelitiannya adalah untuk variabel dukungan keluarga, berdasarkan hasil uji Mann Whitney dapatkan nilai p=0,007< α=0,05, hal ini berarti bahwa Ha diterima yaitu ada hubungan dukungan keluarga dengan kestabilan emosi pada siswi pra mestruasi di SMA Bajiminasa Makassar. Untuk variabel gambaran diri, berdasarkan hasil uji Mann Whitney di dapatkan nilai p=0,039 < α=0,05, hal ini berarti bahwa Ha diterima yaitu ada hubungan dukungan keluarga dengan kestabilan emosi pada siswi pra mestruasi di SMA Bajiminasa Makassar. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga dan gambaran diri mempengaruhi kestabilan emosi pada siswi pra mestruasi di SMA Bajiminasa Makassar