User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

Chairuddin Hasan, H. Baharuddin K , Hasmia Rumaday
Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar

 

ABSTRAK

Pneumonia adalah bentuk infeksi saluran pernapasan akut bawah. diperkirakan lebih dari 90 persen kematian anak disebabkan oleh penyakit infeksi saluran pernapasan bagian bawah. Indonesia merupakan salah satu di antara 15 negara tersebut dengan menduduki tempat ke-6 dengan jumlah kasus sebanyak 6 juta balita. tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui faktor risiko kejadian pneumonia pada anak balita di wilayah kerja puskesmas batua kota Makassar tahun 2015.

Jenis penelitian ini adalah penelitian obsevasional analitik dengan pendekatan cose-control study. Kasus adalah penderita pneumonia, kontrol adalah bukan penderita pneumonia besar sampel sebanyak 136 orang yang ditentukan berdasarkan rumus Lemeshow, yang terdiri dari 68 kasus dan 68 kontrol. Pengambilan sampel secara puposive sampling. Data di ambil dengan kuesioner kemudian data di analisis dengan uji odds ratio pada tingkat kepercayaan 95%.

Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat (distribusi frekuensi), dan analisis bivariat (odds ratio). Hasil analisis bivariat menunjukkan, jenis lantai (OR=5,0,66), kepadatan hunian (OR=5,690), ventilasi rumah (OR=3,267), kelembaban (OR=3,141), jenis bahan bakar (OR= 3,040), penggunaan obat nyamuk (OR= 3,315), merupakan faktor risiko kejadian pneumonia, karena masing-masing variabel mempunyai nilai OR > 2. Sedangkan untuk pencahayaan (OR=1,607)  tidak merupakan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita karena nilai OR < 2 yang artinya tidak ada hbungan antara pencahayaan dengan kejadian pneumonia pada anak balita.