User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Agustian Ipa*, Magdalena Kapuruk**

* Jurusan Gizi Poltekkes Makassar, ** Dinkes Kabupaten Tana Toraja

 

Abstrak

Latar belakang, salah satu masalah kesehatan di Indonesia adalah masalah gizi buruk yang telah menjadi isu hangat dalam tiga dasawarsa terakhir. Data pemetaan skala nasional menunjukan bahwa di 27% kabupaten di Indonesia ditemukan balita dengan gizi kurang. Berbagai penelitian kesehatan menunjukan fakta yang tak terbantahkan bahwa akibat dari gizi buruk sangat mempengaruhi proses tumbuh kembang anak. Asupan gizi yang kurang dapat menyebabkan berbagai permasalahan dan penyakit pada usia balita, yang pada gilirannya mempengaruhi kualitas hidup si anak sampai dewasa. Tujuan Penelitian ini adalah diperolehnya informasi hubungan asupan gizi pengetahuan ibu tentang gizi dan penyakit infeksi dengan status gizi anak balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Tondon Kabupaten Tana Toraja Tahun 2008.

Metode, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan menggunakan pendekatan “ Cross Sectional Study “. Populasi penelitian sebanyak 72 orang dan pentuan besar sampel berdasarkan hasil perhitungan rumus sehingga diperoleh sampel sebanyak 60 anak dan pengambilansampel menggunakan metode Simple Random Sampling.

Hasil, penelitian menunjukkan bahwa asupan gizi berdasarkan energi dan protein tidak berhubungan dengan status gizi anak usia 24-59 bulan, pengetahuan ibu berhubungan dengan status gizi anak usia 24-59 bulan dan penyakit infeksi tidak berhubungan dengan status gizi anak usia 24-59 bulan.

Saran, pemberian asupan gizi (terutama energi dan protein) kepada balita sebaiknya sesuai kebutuhan gizi yang dianjurkan dan mengikuti penyuluhan di Posyandu secara rutin.

Kata kunci : Asupan, Infeksi dan Status Gizi Balita.