Aswita Amir*, Hendrayati*, Azizah Sudirman**

*Jurusan Gizi Poltekkes Makassar, ** DinKes Kabupaten Pangkep

 

Abstrak

Latar belakang, ekonomi yang rendah menyebabkan keterbatasan yang nyata dalam mengakses bahan pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Ketahanan pangan yang rendah akan mengakibatkan rendahnya konsumsi bahan pangan dalam suatu rumah tangga dan secara tidak langsung dapat mempengaruhi status gizi manusia yang ada dalam rumah tangga tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ketahanan pangan rumah tangga terhadap status gizi anak usia 1-3 tahun pada keluarga miskin di Desa Bowong Cindea Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep.

Metode, jenis penelitian ini merupakan penelitian survei  dengan pendekatan cross sectional study. Sampel adalah anak balita usia 1-3 tahun yang berjumlah 36 orang. Konsumsi bahan pangan diperoleh melalui recall 2x24 jam kemudian diolah secara manual dengan menggunakan Skor Diversifikasi Pangan (SDP). Data status gizi dikumpulkan dan diolah menggunakan program WHO Anthro 2005.

Hasil, penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi serealia dan ubi-ubian 58% anak yang masih rendah, konsumsi lauk hewani dan nabati 74.8% masih rendah, konsumsi sayur 88.8% masih rendah, konsumsi buah 86.1% masih rendah, dan konsumsi susu 74.8% masih rendah. Selain konsumsi bahan pangan asupan zat gizi juga rendah yaitu asupan energi 77.8% anak masih kurang dan asupan protein 80.6% anak yang masih kurang. Hasil uji Fisher exact menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh ketahanan pangan rumah tangga terhadap status gizi anak usia 1-3 tahun pada keluarga miskin (p = 0.106).

Saran,  bagi peneliti selanjutnya agar dapat meneliti variabel lain yang berkaitan dengan status gizi dan ketahanan pangan berupa keadaan sosial-ekonomi atau jumlah pendapatan setiap keluarga dan sosial budaya.

Kata kunci                 : Ketahanan Pangan dan Status Gizi