Hidayat*, A. Wahyuni**, Yani Allo Rerung ***

*Jurusan Kesling Poltekkes Makassar

** Jurusan K3 FKM UVRI

*** Dinkes Kabupaten Tator

 

Abstrak

Kebutuhan air di Indonesia untuk daerah perkotaan diperkirakan sebanyak 150-300 liter/orang/hari, sedangkan untuk daerah pedesaan sekitar 100-150 liter/orang/hari. Jumlah masyarakat Kabupaten Tana Toraja yang menggunakan air PDAM sebagai sumber air bersih sebanyak 10.839 pelanggan sedangkan pelanggan yang mendapat suplai air dari PDAM Kia’tang sekitar 18,72 %. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode one group-pre post test, dilaksanakan sejak tanggal 27 Maret 2011 sampai dengan tanggal 27 Mei 2011 di PDAM Kia’tang Kabupaten Tana Toraja Tahun 2011. Variabel pada penelitian ini adalah parameter suhu, warna, kekeruhan, kesadahan dan kandungan bakteri coliform air sebelum dan sesudah pengolahan di PDAM Kia’tang Kabupaten Tana Toraja Tahun 2011. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali sebelum dan sesudah pengolahan yaitu sampel pertama pada tanggal 26 April 2011, sampel kedua pada tanggal 5 Mei 2011 dan sampel ketiga pada tanggal 12 Mei 2011. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan sampel berdasarkan parameter yang akan diperiksa baik langsung dilapangan maupun melalui uji pemeriksaan di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat variabel yang ada dan diperiksa sebelum pengolahan ditemukan yang tidak memenuhi syarat adalah pada warna dan kekeruhan air sedangkan pemeriksaan setelah pengolahan keempat variabel tersebut telah dinyatakan memenuhi syarat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh perlu diperhatikan beberapa hal yaitu antara lain perlunya perhatian terhadap frekuensi back-wash pada filtrasi agar kualitas air tetap terjaga dan saluran pembuangan yang terdapat pada sumuran agar selalu diperhatikan sehingga tidak terjadi endapan lumpur yang dapat menurunkan kualitas air baku sebelum diolah.

Kata Kunci : Kualitas Air PDAM