Aswita Amir*, Yulita Pandin**

* Jurusan Gizi Poltekkes Makassar

** Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja

Abstrak

Bahan tambahan makanan (BTM) adalah bahan atau campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan kedalam pangan untuk mempengaruhi sifat asli dari makanan antara lain : bahan pewarna, pengawet, pemanis, penyedap rasa, pengental, anti gumpal. BTM yang tidak diizinkan oleh Kementerian Kesehatan RI  untuk dipakai pada makanan dapat berbahaya terhadap kesehatam masyarakat kususnya anak sekolah dasar dan bahkan bersifat karsinogenik pada manusia. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran secara kualitatif jenis BTM yang digunakan dan kandungan zat gizi makanan jajanan di Sekolah Dasar Negeri 62 Malangngo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sample dalam penelitian ini yaitu makanan jajanan yang diperjual belikan padasaat penelitian berlangsung sebanyak 14 sampel.Makanan jajanan yang dijual di SDN 62 Malangngo Kabupaten Tana Toraja diantaranya adalah makanan utama yaitu mie goreng dan kua, nasi kuning. Makanan jajanan kue yaitu pisang goreng, terang bulan, kue dadar, onde-onde  jalan kote dan kue singkong. Sedangkan jajanan minuman yaitu es mutiara, es mambo/lilin dan minuman warna merah dan kuning. Jenis BTM yang digunakan sebagai zat pewarna adalah tatrasin dan ponceau 4R pada Es mambo dan minuman ringan warna merah dan kuning. Pemanis buatan yang digunakan pada makanan jajanan ini adalah pemanis siklamat. Makanan jajanan pada umumnya mengandung zat gizi karbohidrat, protein dan lemak yang merupakan sumber energi utama dalam jumlah yang cukup, Akan tetapi kurang mengandung zat gizi vitamin (A dan C) dan mineral (Ca dan Fe). Zat gizi yang umumnya cukup memenuhi kebutuhan adalah  karbohidrat dan lemak, sedangkan protein dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral) kurang. Perlunya penyuluhan diberikan kepada orang tua murid, guru, dan siswa tentang keamanan makanan dan kandungan gizi makanan jajanan yang di jual pedagang kaki lima pada umumnya.

Kata Kunci : Bahan Tambahan Makanan, Zat Gizi, Karsinogenik.