User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Rosita Genggeng*

* Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar

 

Abstrak

KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Adapun dampak kekerasan yang ditimbulkan seperti gangguan kesehatan fisik serta gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang dampak perilaku kekerasan dalam rumah tangga di Kelurahan Mangasa Kota Makassar. Penelitian ini bersifat survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian sebanyak 65 kk dengan pengambilan sampel dilakukan secara purfosive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden dikelurahan Mangasa RW 02 RT 07 Kecamatan Tamalate Makassar. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase untuk kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan baik (40%), tingkat pengetahuan cukup (53.3%), dan tingkat pengetahuan kurang (6,7%), sedangkan dari segi sikap responden yang memiliki sikap positif terhadap KDRT (96,7%), dan yang memiliki sikap negatif terhadap KDRT (3.3%). Diharapkan dari penelitian ini puskesmas mampu bekerja sama dengan lintas sektor yang terkait dalam memberikan HE (health education) berupa konseling pra nikah di masyarakat khususnya untuk pasangan yang akan melangsungkan pernikahan agar secara dini dapat mengurangi resiko terjadinya perilaku kekerasan dalam rumah tangga yang dapat merusak kehidupan berumah tangga.

Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Dampak Perilaku Kekerasan dalam Rumah Tangga.