Rudy Hartono*, Theresia Limbong**, Eka Fadillah Bagenda***

* Jurusan Gizi Poltekkes Makassar

**Jurusan Kebidanan Poltekkes Makassar

*** RSUD Sawerigading Palopo

 

Plasenta previa merupakan salah satu penyebab kematian maternal akibat perdarahan antepartum. Hal ini ada kecenderungan terjadinya peningkatan di RSUD Sawerigading Palopo, pendekatan etiologi, merupakan cara terbaik dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas akibat kejadian plasenta previa yang dipengaruhi oleh faktor resiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian plasenta previa di RSUD Sawerigading Palopo, khususnya faktor umur, paritas, riwayat seksio secarea, riwayat abortus. Sampel diambil dari data sekunder pada ibu bersalin, dan dirawat dan tercatat dalam register selama taun 2011, dengan terlebih dahulu menentukan besar kasus sebanyak 33 orang berdasarkan diagnosis dokter, kemudian memilih sampel koontrol 33 orang, berdasarkan tingkat pendidikan. Dengan demikian keseluruhan sampel berjumlah 66 orang. Desain penelitian menggunakan study kasus kontrol. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa umur, paritas, dan riwayat abortus merupakan faktor risiko kejadian plasenta previa, dimana ibu yang berumur >35 tahun dan <20 tahun mempunyai risiko 2,76 kali lebih besar untuk mengalami plasenta previa dibanding kelompok umur 20-35 tahun, dan paritas multipara mempunya risiko 5,40 kali lebih besar untuk mengalami plasenta previa dibanding kelompok paritas primipara, sedangkan ibu riwayat abortus pada mempunyai risiko 3,31 kali lebih besar untuk mengalami plasenta previa dibandingkan ibu yang tidak memiliki riwayat abortus. Riwayat seksio secarea bukan merupakan faktor risiko, karena hanya mempunyai risiko 0,8 kali lebih besar untuk mengalami plasenta previa dibanding ibu yang tidak memiliki riwayat seksio cesarea. Oleh karena itu disarankan perlunya memeriksakan kehamilannya secara teratur, khususnya bagi ibu risiko tinggi, meningkatkan KIE terhadap program KB, dalam upaya mencegah 4T, melalui pemberdayaan masyarakat, dan lintas sektoral dalam upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas ibu dan anak.

Kata Kunci: Plasenta Previa, Seksio Secarea, Riwayat Abortus