User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Aswita Amir*, Nursalim*, Novianty Ranteta’dung**

 

*Jurusan Gizi Poltekkes Makassar

* Dinkes Kabupaten Tator

 

Abstrak

 

Kemiskinan terkait dengan masalah kekurangan pangan dan gizi, keterbelakangan pendidikan, pengangguran, dan masalah-masalah lain yang bersumber dari rendahnya tingkat pendapatan penduduk, yang dapat mengakibatkan ketidak tersedianya bahan makanan yang dikonsumsi oleh keluarga. Masalah inilah yang membuat suatu keluarga atau penduduk tergolong masuk dalam kategori rawan pangan. karena tidak tersedianya bahan makanan yang dibutuhkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketahanan pangan, asupan zat gizi, dan status gizi anak balita pada keluarga miskin di Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah anak balita yang masuk dalam kategori keluarga miskin umur 1-5 tahun yang berjumlah 30 orang yag dipilih secara purposive sampling, dengan kriteria yang telah ditentukan. Ketahanan pangan diperoleh dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner, asupan zat gizi diperoleh dengan recall 2x24 jam, dan status gizi diperoleh dengan cara antropometri, yaitu pengukuran BB dan TB. Data diolah menggunakan komputer.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang sampel, sebagian besar sampel rawan pangan yaitu 21 orang (70%), asupan energi kurang sebanyak 28 orang (94,4%),asupan protein kurang sebanyak 22 orang (73,3%), Status Gizi berdasarkan BB/U normal sebanyak 18 orang (60%),TB/U normal sebanyak 23 orang (76,7%),dan BB/TB normal sebanyak 19 orang (63,3%).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan bahwa perlu dilakukan penyuluhan pemberian makan anak yang baik di Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanya Kota Makassar oleh petugas gizi setempat, khususnya pada anak balita keluarga miskin.

Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Asupan Zat Gizi, dan Status Gizi

 

Unduh Artikel Lengkap