User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

ABSTRAK


Kader merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, namun pengetahuan dan
keterampilan kader masih rendah. Kurangnya keterampilan kader dapat dipicu oleh
beberapa faktor, diantaranya pendidikan, lama jadi kader dan keterlibatan petugas
kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan
kader posyandu di Kelurahan Allepolea Kecamatan Lau Kabupaten Maros.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel adalah kader posyandu di
Kelurahan Allepolea sebanyak 16 orang yang dipilih dengan cara Purposive Sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 87,5% responden yang berpendidikan
tinggi tetapi tidak terampil dalam melakukan kegiatan di posyandu. Sebanyak 50%
responden yang masa kerjanya baik tetapi tidak terampil dalam melakukan kegiatan di
posyandu. Keterlibatan petugas gizi hanya sebanyak 43,75% pada kegiatan posyandu
sehingga responden tidak terampil dalam melakukan kegiatan di posyandu.
Penyegaran kader setiap tahunnya perlu diadakan guna meningkatkan keterampilan
kader di posyandu terutama dalam hal cara pengisian KMS dan juga penyuluhan kader.
Petugas kesehatan diharapkan untuk membimbing kader serta lebih ikut terlibat dalam
kegiatan posyandu setiap bulannya. Kader diharapkan tidak hanya berfokus pada
kegiatan penimbangan saja tetapi lebih terlibat pada kegiatan lain.
Kata Kunci: Keterampilan Kader