User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

ABSTRAK
Penyakit tuberkulosis (TB) paru adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh
Mycobacterium Tuberculosis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat,
terutama di negara yang sedang berkembang. Hasil Surkesnas 2001, TB paru
menempati urutan ke tiga penyebab kematian di Indonesia. Rendahnya kesadaran
penderita untuk berobat secara teratur sebagai aspek penyebab, menarik perhatian
penulis untuk meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan berobat
penderita TB paru di puskesmas yang ada di Kecamatan Lalabata yang mencakup aspek
penerapan Pengawasan Minum Obat (PMO), efek samping pengobatan, ketersediaan
obat, pelayanan kesehatan dan jarak sarana kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara penerapan pengawasan minum obat, efek samping
pengobatan, ketersediaan obat, pelayanan kesehatan dan jarak sarana kesehatan
dengan keteraturan berobat penderita TB paru di puskesmas yang ada di Kecamatan
Lalabata. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional dengan pendekatan
Cross Sectional Study. Sedangkan metode pengambilan sampel yaitu secara total
sampling dengan jumlah sampel sebesar 57 responden. Pengolahan data menggunakan
program SPSS dengan uji statistik yang digunakan yaitu Chi-Square, tapi jika ditemukan
nilai Expected Count kurang dari 5 maka digunakan Fishers Exact. Dari hasil penelitian
diperoleh bahwa ada hubungan antara pengawasan minum obat, efek samping
pengobatan, ketersediaan obat dan pelayanan kesehatan dengan keteraturan berobat
penderita tuberkulosis paru di puskesmas di Kecamatan Lalabata dengan nilai p < 0,05
sedangkan jarak sarana kesehatan menunjukkan tidak ada hubungan dengan
keteraturan berobat penderita TB paru dengan nilai p > 0,05. Disarankan kepada
penderita yang sudah berobat secara teratur supaya tetap mempertahankan keteraturan
berobatnya, dan penderita yang belum berobat secara teratur diberikan penyuluhan yang
efektif tentang kerugian apabila tidak berobat secara teratur.