User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Abstrak

      BAL banyak memiliki keuntungan bagi kesehatan, terutama bagi pencernaan manusia. Berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan BAL mampu menghambat aktivitas bakteri patogen dan bakteri pembusuk, seperti pada penelitian aktivitas antimikroba bakteri asam laktat yang diisolasi dari daging sapi, dari susu fermentasi, dan minuman fermentasi tradisional Etiopia. Penelitian ini menggunakan uji laboratorium yang menguji pengaruh seng sulfat dan seng glukonat terhadap viabilitas L. casei, L. rhamnosus dan B. Lactis secara in vivo. Data yang dihasilkan diuji dengan uji t dan anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata viabilitas probiotik dengan penambahan seng sulfat masing-masing untuk L. casei, sebesar 92,903% terendah 8,63% dan tertinggi 96,97%, L. rhamnosus 92,035 % dengan viabilitas terendah 83,67% dan tertinggi 96,15%, dan , B. lactis 93,83% dengan viabilitas terendah 89,47% dan tertinggi 96,67%. Viabilitas probiotik dengan penambahan seng glukonat masing-masing untuk L. casei 88,016% dengan terendah 84,09% dan tertinggi 93,75%, L. rhamnosus  87,49% dengan viabilitas terendah 75% dan tertinggi 96,08% dan viabilitas B. lactis 92,51% dengan terendah 88,14% dan tertinggi 96,49%. Ada pengaruh penambahan seng baik sulfat maupun glukonat terhadap viablitas probiotik (terjadi penurunan jumlah koloni). Tidak berbeda penambahan seng sulfat pada viabilitas probiotik, tetapi dengan penambahan seng glukonat terdapat perbedaan yang bermakna utamanya pada Bifidobacterium lactis. Seng glukonat sebaiknya dapat diberikan dalam bentuk sediaan  dengan probiotik baik secara sendiri maupun bersamaan.

Kata kunci : Probiotik, Seng Sulfat dan Glukonat.

 

Download